RAPP Perkuat Kapasitas Kader di 320 Posyandu, Dukung Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau

RAPP Perkuat Kapasitas Kader di 320 Posyandu, Dukung Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
Pemberian obat cacing kepada anak di Posyandu Kamboja 10 sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Siak (Sangkala.id)-Sejak menjadi kader Posyandu pada 2019, Nur Halimah terus belajar untuk mendampingi masyarakat di Kampung Lubuk Dalam, Kabupaten Siak. Sebagai Ketua Posyandu Kamboja 10, ia membantu orang tua memantau tumbuh kembang anak sekaligus memahami kebutuhan kesehatan dan gizi.

Menurut Nur, peran Posyandu kini semakin luas, tidak hanya berfokus pada balita tetapi juga mencakup berbagai kelompok usia. Perubahan tersebut sejalan dengan penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), yang membuat kader perlu terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya.

Penguatan kapasitas kader juga menjadi bagian dari program Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di bidang kesehatan. Dukungan diberikan melalui pelatihan, edukasi kesehatan dan gizi, serta penyediaan peralatan Posyandu sesuai kebutuhan.

Head of CD RAPP Ferdinand Leohansen Simatupang mengatakan peningkatan kemampuan kader penting karena mereka menjadi salah satu penghubung terdekat antara layanan kesehatan dan masyarakat.

"Dengan pembekalan yang diberikan, kader diharapkan dapat memberikan pendampingan yang lebih baik kepada keluarga, sehingga informasi kesehatan yang diterima masyarakat diterapkan sesuai kebutuhan,"  jelas Leo.

Hingga saat ini, dukungan CD RAPP telah menjangkau 320 Posyandu di 138 desa di Kabupaten Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Siak, dan Kepulauan Meranti.

Sejak 2022, program peningkatan kapasitas juga telah menjangkau 2.885 kader dan tenaga kesehatan Puskesmas, dengan materi antara lain pemenuhan gizi ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang, keterampilan dasar kader, komunikasi, serta pengukuran pertumbuhan anak.

Bidan Desa Kampung Lubuk Dalam, Rianita, mengatakan peningkatan kapasitas kader penting agar mereka dapat mengikuti perkembangan informasi Kesehatan sehingga bisa memberikan  pendampingan yang lebih baik kepada masyarakat.

"Pelatihan yang didukung CD RAPP sangat penting. Kader perlu di-refresh dengan ilmu-ilmu terbaru agar wawasan mereka terus berkembang," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, RAPP mendukung program pemerintah melalui pelatihan, pendampingan dan penyediaan sarana yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Bagi Nur, proses belajar tersebut membantu kader menjalankan perannya dengan lebih baik. Dukungan terhadap peningkatan kapasitas kader dan layanan Posyandu ini sejalan dengan pilar Inclusive Progress APRIL2030.***

#Kesehatan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index