ISPU Tembus 500, Pekanbaru Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh Dua Hari

ISPU Tembus 500, Pekanbaru Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh Dua Hari

Pekanbaru (Sangkala.id)-Kualitas udara di Pekanbaru kembali memburuk. Pemerintah memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP sederajat pada 21-22 September 2026.

Keputusan tersebut diambil Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho setelah mempertimbangkan kondisi udara yang belum membaik. Pemko menempatkan kesehatan dan keselamatan peserta didik sebagai pertimbangan dalam menentukan kegiatan belajar mengajar.

Agung mengatakan data kualitas udara pada Minggu (20/9/2026) menunjukkan kondisi mengkhawatirkan.

"Dari BMKG pukul 19.00 WIB kualitas udara 253. Dari Dinas Lingkungan Hidup ISPU sudah 500 lebih. Maka besok PJJ diperpanjang dua hari," kata Agung.

Kondisi tersebut membuat peserta didik kembali mengikuti pembelajaran dari rumah untuk mengurangi paparan langsung terhadap udara yang tercemar.

Kebijakan terbaru ini merupakan kelanjutan dari penerapan PJJ pada 16-18 September 2026. Saat itu, Pemko mengambil langkah serupa setelah kualitas udara Pekanbaru berada pada kategori sangat tidak sehat. Data pemerintah daerah mencatat ISPU sempat mencapai 220.

Sebelumnya, Pemko juga sempat menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas. Namun, kondisi udara yang kembali memburuk membuat pola pembelajaran disesuaikan lagi.

Pemko Pekanbaru menyatakan pemantauan kualitas udara terus dilakukan sebagai dasar menentukan kebijakan pendidikan berikutnya. Pemerintah juga meminta orang tua mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah.

Kebijakan PJJ menjadi bagian dari langkah Pemko mengurangi aktivitas anak di luar ruangan selama kualitas udara belum berada pada kondisi aman.

Bagi pemerintah, ruang kelas sementara berpindah ke rumah. Tujuannya satu: menjaga proses pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan kesehatan peserta didik.***

#Pendidikan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index