Kampar (Sangkalaid)-Pemerintah Kabupaten Kampar menutup rangkaian pelatihan pembuatan sabun dan pengolahan minyak kelapa sawit yang digelar dalam momentum Hari Kartini. Kegiatan yang berlangsung di Politeknik Kampar itu menjadi langkah nyata mendorong peningkatan kapasitas perempuan daerah.
Penutupan kegiatan dipimpin Wakil Bupati Kampar Misharti, Kamis (23/4/2026). Sejumlah organisasi perempuan serta kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait turut hadir memberi dukungan terhadap gerakan pemberdayaan perempuan.
Dalam sambutannya, Misharti mengapresiasi semangat peserta yang mengikuti pelatihan dengan serius. Menurutnya, program semacam ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya konkret membangun keterampilan dan kemandirian ekonomi perempuan melalui pemanfaatan potensi lokal.
Ia menegaskan, para perempuan di Kabupaten Kampar diharapkan mampu mengembangkan keterampilan yang tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pesan itu menjadi inti dari pelatihan yang menggabungkan kreativitas, produktivitas, dan peluang usaha.
Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapat pembekalan teori dan praktik langsung membuat sabun serta mengolah minyak kelapa sawit menjadi produk bernilai tambah. Antusiasme peserta terlihat dalam setiap sesi, terutama saat mempraktikkan proses produksi yang berpotensi dijadikan usaha rumahan.
Momentum Hari Kartini juga dimaknai sebagai pengingat pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah. Perempuan dinilai memiliki ruang yang sama untuk berkembang, berinovasi, dan memberi kontribusi di berbagai sektor, termasuk ekonomi kreatif dan usaha mikro.
Perwakilan organisasi wanita berharap pelatihan serupa dapat terus berlanjut agar semakin banyak perempuan merasakan manfaatnya. Pemerintah Kabupaten Kampar pun menargetkan hasil pelatihan ini mampu melahirkan usaha-usaha kreatif berbasis potensi lokal yang digerakkan perempuan dari rumah hingga tingkat desa.***(feb)