Kampar (Sangkala.id)-Memasuki hari kedua monitoring, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, T. Nurheryani Ahmad Yuzar, turun langsung meninjau proses pengolahan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Rabu (15/04).
Didampingi Tim Satgas MBG Kabupaten Kampar yang melibatkan unsur Dinas Kesehatan serta Dinas Ketahanan Pangan, peninjauan dilakukan sejak pukul 06.00 WIB. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan seluruh tahapan, mulai dari persiapan, pengolahan hingga distribusi makanan, berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Sejak dini hari, Nurheryani memantau langsung aktivitas dapur guna menjamin makanan yang disajikan kepada anak-anak dan penerima manfaat benar-benar memenuhi aspek kelayakan, kandungan gizi, serta keamanan konsumsi.
Tak hanya fokus pada kualitas makanan, ia juga menyoroti secara tegas pentingnya kebersihan lingkungan dapur. Pengelolaan limbah menjadi perhatian serius agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.
"Selain memastikan kualitas makanan, kita juga ingin melihat langsung bagaimana pengelolaan dapur, termasuk kebersihan dan penanganan limbahnya, agar tidak mengganggu lingkungan sekitar," tegasnya.
Dalam dialog bersama pengelola dapur, Nurheryani turut menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa peningkatan kualitas layanan harus dilakukan secara konsisten, mulai dari kebersihan peralatan, pemisahan ruang pengolahan makanan basah dan kering, hingga menjaga standar higienitas makanan.
Menurutnya, program MBG merupakan langkah strategis dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Namun, keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kedisiplinan dalam menjaga standar operasional di lapangan.
Dengan pengawasan ketat dan evaluasi berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kampar mampu berjalan optimal serta memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat.***(feb)