PHR Diminta Perkuat Tanggung Jawab ke Daerah, Pemkab Kampar Tegaskan Sinergi Tak Cukup Sekadar Operasional

PHR Diminta Perkuat Tanggung Jawab ke Daerah, Pemkab Kampar Tegaskan Sinergi Tak Cukup Sekadar Operasional

Kampar (Sangkala.id)-Pemerintah Kabupaten Kampar mengingatkan pentingnya tanggung jawab perusahaan terhadap daerah, seiring dinamika operasional industri hulu migas di wilayah tersebut. Hal itu mencuat dalam audiensi jajaran Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Pemkab Kampar, Selasa (3/3).

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Ardi Mardiansyah, menerima langsung rombongan pimpinan PHR guna membahas pembentukan Task Force Komunikasi Sosial (Komsos). Pertemuan di ruang rapat Sekda itu turut dihadiri Bagian Ekonomi Setda Kampar.

Dalam forum tersebut, Ardi menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap investasi dan kegiatan industri yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan.

Namun ia menekankan, dukungan itu berjalan beriringan dengan kewajiban perusahaan menjaga harmonisasi sosial serta memberi manfaat konkret bagi masyarakat.

"Daerah membuka ruang investasi seluas-luasnya. Namun perusahaan juga memikul tanggung jawab sosial. Komunikasi tidak boleh sebatas formalitas, harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat,"  tegasnya.

Ia menilai pembentukan Task Force Komsos menjadi langkah strategis memperkuat koordinasi lintas sektor. Melalui wadah itu, potensi gesekan di lapangan dapat dideteksi lebih dini, sekaligus memastikan aktivitas operasional tidak menimbulkan dampak sosial berkepanjangan.

Menurut Ardi, kehadiran industri migas di Kampar bukan semata persoalan produksi dan target lifting. Stabilitas sosial, pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah kerja, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah menjadi tolok ukur keberlanjutan investasi.

Jajaran PHR memaparkan Task Force Komsos dirancang sebagai forum komunikasi terpadu guna menjaga kondusivitas wilayah operasional. Perusahaan berkomitmen menyelaraskan program dengan aspirasi masyarakat serta memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting mempertegas kemitraan strategis. Pemkab Kampar berharap PHR tidak hanya fokus pada kelancaran produksi, tetapi juga meningkatkan peran dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Sinergi yang dibangun, menurut Ardi, harus berpijak pada prinsip tanggung jawab bersama.***(feb)

#Pemerintahan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index