Banten (Sangkala.id)-Komitmen kuat Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dalam membangun dan memajukan dunia olahraga kembali mendapat pengakuan nasional. Pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Kota Serang, Provinsi Banten, Senin (9/2/2026), Agung Nugroho dianugerahi SIWO PWI Award 2026 kategori Tokoh Peduli Olahraga.
Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian, dukungan anggaran, serta komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam pembinaan atlet dan pembangunan infrastruktur olahraga.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dan diterima oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pekanbaru, Edward Riansyah, yang mewakili Wali Kota Pekanbaru.
Agung Nugroho dikenal memiliki rekam jejak panjang dan kuat di dunia olahraga. Jauh sebelum menjabat sebagai wali kota, ia merupakan pembalap motor nasional berprestasi dengan julukan Agung Kencana. Sejumlah prestasi pernah ia torehkan, di antaranya Juara Nasional Balap Motor Region Sumatera 2004 dan Juara Yamaha Cup Race Region Sumatera 2005.
Meski telah pensiun dari lintasan balap, kecintaan Agung Nugroho terhadap olahraga tidak pernah surut. Ia dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau selama tiga periode berturut-turut sejak 2013 hingga saat ini.
Di bawah kepemimpinannya, cabang balap motor Riau secara konsisten meloloskan atlet ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), mulai dari PON Jawa Barat 2016, Papua 2021, hingga Aceh–Sumatera Utara 2024.
Tak hanya di bidang olahraga, Agung Nugroho juga memiliki pengalaman panjang di dunia kepemudaan dan politik. Ia pernah menjabat Ketua KNPI Pekanbaru serta anggota DPRD Riau selama beberapa periode.
Bahkan saat menjadi Wakil Ketua DPRD Riau, ia dikenal aktif memperjuangkan anggaran pembinaan atlet dan pembangunan sarana olahraga.
Kini, bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Agung Nugroho terus mendorong kebangkitan olahraga di Kota Pekanbaru. Tak hanya fokus pada prestasi atlet, Pemerintah Kota Pekanbaru juga memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur olahraga yang representatif dan berkelanjutan.
Salah satu program strategis yang tengah dikembangkan adalah Pusat Olahraga Pekanbaru (Sport Center Pekanbaru) di Kecamatan Kulim, yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 12 hektare. Kawasan ini dirancang sebagai pusat olahraga terpadu yang melanjutkan pembangunan yang telah dirintis sebelumnya.
Berbagai fasilitas olahraga telah dan sedang dibangun di kawasan tersebut, mulai dari stadion sepak bola, gelanggang bulu tangkis, arena sepatu roda, lintasan lari, lapangan sepak takraw, bola basket, bola voli, lapangan tembak, ruang terbuka hijau, hingga Bumi Perkemahan Pramuka. Kawasan ini juga disiapkan sebagai pusat aktivitas UMKM dan ruang publik masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum SIWO PWI, Suryansyah, menyebut SIWO PWI Award diberikan kepada tokoh yang memiliki komitmen nyata dalam membangun olahraga secara berkelanjutan.
Menurutnya, perhatian kepala daerah terhadap olahraga tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter dan pemberdayaan generasi muda.
"Olahraga adalah bagian penting dari pembangunan manusia. Kepala daerah yang memberi perhatian serius terhadap pembinaan atlet dan pembangunan fasilitas olahraga berarti sedang menyiapkan generasi yang sehat, berdaya saing, dan berkarakter," ujar Suryansyah.
Ia juga mengapresiasi konsistensi pemerintah daerah dalam mendukung olahraga melalui kebijakan dan penganggaran yang berpihak.
"Komitmen seperti ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi daerah lain. Olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga investasi sosial jangka panjang," pungkasnya.***