Lima Madrasah Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026

Minggu, 01 November 2026 | 08:02:47 WIB

Pekanbaru (Sangkala.id)-Lima madrasah di Kota Pekanbaru membawa produk unggulan dan kekayaan budaya Melayu Riau ke panggung nasional melalui Indonesia Ekonomi Syariah (IES) 2026 Forum & Expo di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Kelima madrasah tersebut yakni MAN 1 Pekanbaru, MAN 2 Pekanbaru, MAN 3 Pekanbaru, MTsN 1 Pekanbaru, dan MTsN 3 Pekanbaru. Kehadiran mereka tidak sekadar meramaikan pameran, tetapi juga menjadi ajang memperkenalkan potensi ekonomi dan identitas budaya Riau kepada masyarakat luas.

Berbagai produk unggulan ditampilkan di stan Provinsi Riau, mulai dari makanan dan oleh-oleh khas daerah, belacan, kain songket, batik khas Riau hingga beragam aksesori bercirikan budaya Melayu.

Para peserta juga memberikan penjelasan kepada pengunjung mengenai produk, tradisi, dan kekayaan budaya Riau. Partisipasi ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan komunikasi, serta jiwa kewirausahaan.

Stan Provinsi Riau mendapat perhatian khusus dengan kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia bersama Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi perwakilan madrasah untuk memperkenalkan lebih dekat produk unggulan dan kekayaan budaya daerah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, mengapresiasi keterlibatan lima madrasah tersebut. Ia menilai IES 2026 menjadi kesempatan strategis bagi lembaga pendidikan Islam untuk mengambil bagian dalam pengembangan ekonomi syariah sekaligus mempromosikan potensi daerah.

Menurut Muliardi, madrasah tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik dan keagamaan. Peserta didik juga perlu dibekali keterampilan, kreativitas, serta kemampuan mengembangkan potensi ekonomi di lingkungan masing-masing.

"Kami sangat mendukung keikutsertaan madrasah dalam kegiatan ini. Madrasah harus mampu hadir tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan potensi ekonomi umat, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi syariah," ujarnya.

Ia berharap keterlibatan madrasah dalam kegiatan berskala nasional dapat terus diperluas. Dengan demikian, peserta didik memiliki kesempatan untuk mengenal dunia usaha, mempromosikan produk lokal, serta membangun mental kewirausahaan sejak dini.

"Kita ingin madrasah menjadi bagian dari ekosistem ekonomi syariah. Peserta didik harus diberikan ruang untuk berkreasi, berinovasi, dan mengenal potensi ekonomi di sekitarnya," tambahnya.

IES 2026 Forum & Expo berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Zakat dan Wakaf Badan Pengelola Masjid Istiqlal bersama sejumlah mitra ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.***

Terkini