Pekanbaru (Sangkala.id)-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mendukung keberhasilan pembimbingan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan. Upaya tersebut dilakukan melalui Forum Koordinasi dan Perjanjian Kerja Sama Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter), Kamis (15/10/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta membangun kerja sama dalam penyelenggaraan layanan bimbingan integrasi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pendampingan bagi klien pemasyarakatan yang tengah mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Eko Ari Wibowo, turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antarinstansi di bidang pemasyarakatan.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program di dalam lembaga pemasyarakatan, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak dalam proses reintegrasi sosial. Kerja sama yang terarah diperlukan agar klien pemasyarakatan memperoleh pendampingan sesuai dengan kebutuhan mereka.
"Penguatan koordinasi dan kerja sama lintas sektor sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Kami berharap melalui forum ini, sinergi antarinstansi semakin kuat sehingga klien pemasyarakatan dapat memperoleh dukungan yang tepat dalam menjalani proses reintegrasi sosial serta mampu kembali ke masyarakat dan berkontribusi secara positif," ungkap Eko.
Forum koordinasi tersebut juga menjadi momentum untuk memperjelas peran dan tanggung jawab setiap pihak dalam pelaksanaan layanan bimbingan integrasi. Dengan komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, berbagai program pendampingan diharapkan dapat berjalan lebih terpadu, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan klien pemasyarakatan.
Reintegrasi sosial merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan untuk membantu klien kembali menjalani kehidupan secara baik di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dukungan lintas sektor diharapkan dapat membuka peluang bagi mereka untuk beradaptasi, membangun kemandirian, serta menjalankan kehidupan yang lebih produktif.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan yang profesional dan berorientasi pada keberhasilan pembinaan. Sinergi yang kuat antara instansi terkait diharapkan mampu mendukung terciptanya proses reintegrasi sosial yang aman, tertib, dan berkelanjutan.***