Duta GenRe Meranti Diminta Jadi Teladan dan Penggerak Remaja

Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:20:20 WIB

Meranti (Sangkala.id)-Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta para Duta Generasi Berencana (GenRe) tidak berhenti pada gelar dan selempang. Mereka didorong menjadi teladan sekaligus penggerak bagi remaja dalam mempersiapkan pendidikan, karier, kehidupan berkeluarga, hingga masa depan.

Pesan itu disampaikan Asmar saat menutup Grand Final Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas GenRe Kabupaten Kepulauan Meranti di Ballroom Afifa, Jalan Banglas, Sabtu (3/10/2026).

Dalam ajang tersebut, Frizzy Azka Kurniawan dari PIK-R Prosteen SMAN 1 Tebing Tinggi terpilih sebagai Duta GenRe Putra. Febi Fatmawati dari PIK-R Army SMAN 3 Tebing Tinggi menjadi Duta GenRe Putri.

Untuk kategori junior, Duta GenRe Junior Putra diraih Farhan Yanda dari PIK-R Positif SMPN 2 Tebing Tinggi. Sementara Naura Syakira Vienya dari PIK-R B-Three SMPN 1 Tebing Tinggi terpilih sebagai Duta GenRe Junior Putri.

Asmar menilai kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan dan pemilihan duta, tetapi ruang bagi remaja untuk membangun karakter, kreativitas, keberanian serta kemampuan merancang masa depan.

Ia mengingatkan perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan sosial turut menghadirkan tantangan bagi generasi muda. Pergaulan tidak sehat, penyalahgunaan narkoba, perilaku seksual berisiko, pernikahan pada usia yang belum siap hingga pengaruh negatif media sosial menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.

"Satu keputusan yang keliru pada masa muda dapat memberikan dampak panjang terhadap pendidikan, kesehatan, kehidupan keluarga, bahkan masa depan seseorang," ujar Asmar.

Menurutnya, remaja tidak cukup hanya memiliki pengetahuan. Mereka membutuhkan penguatan karakter, nilai agama, kemampuan mengambil keputusan serta lingkungan pergaulan yang sehat dan positif.

Dalam kondisi tersebut, Asmar menilai GenRe memiliki peran strategis dalam membantu remaja merencanakan pendidikan, karier, kehidupan berkeluarga dan masa depan secara lebih matang.

Kepada para Duta GenRe terpilih, ia berpesan agar mampu menjadi contoh bagi teman sebaya sekaligus aktif menyebarkan pesan positif.

"Duta GenRe harus menjadi teladan. Harus mampu menginspirasi. Dan harus berani menyampaikan pesan positif kepada teman-teman sebaya," tegasnya.

Asmar juga mendorong gerakan GenRe tidak hanya berisi kampanye menjauhi perilaku negatif. Remaja perlu diberi ruang untuk berkarya, berprestasi, berorganisasi, berolahraga, mengembangkan kreativitas dan mengejar cita-cita.

Ia berharap generasi muda Meranti tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menciptakan karya, membuka peluang dan ikut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di daerah.

"Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan positif bagi anak-anak kita. Bergandeng tangan menghadapi tantangan zaman," ajaknya.

Asmar menegaskan, pembentukan generasi muda bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja.

"Menjaga generasi muda bukan hanya tugas pemerintah. Menjaga generasi muda adalah tanggung jawab kita semua," katanya.

Ia mengajak para remaja Meranti terus berkarya, berprestasi, menjaga diri dan pergaulan serta mempersiapkan masa depan. Menurutnya, kualitas generasi muda saat ini turut menentukan arah pembangunan dan masa depan Kepulauan Meranti.

"Dengan serumpun GenRe beraksi, takkan Melayu hilang di bumi. Teruslah semangat berkarya. Teruslah berprestasi. Jaga diri, jaga pergaulan, dan jaga masa depan," pungkas Asmar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, Ketua TP PKK, sejumlah kepala OPD, Ketua IBI Cabang Kepulauan Meranti, para pembina PIK-R, Ketua Forum Anak Kepulauan Meranti serta Ketua Forum GenRe Meranti beserta jajaran.***(asril)

Terkini