SF Hariyanto Minta Pengawasan Obat Diperketat, Cegah Obat Kedaluwarsa Beredar

Kamis, 25 Juni 2026 | 20:47:52 WIB

Pekanbaru (Sangkala.id)-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto meminta tenaga farmasi dan apoteker memperkuat pengawasan obat demi menjamin keselamatan pasien. Pesan itu disampaikan di tengah tingginya kebutuhan layanan kesehatan dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit di Riau, Kamis (25/6/2026).

Menurut SF, peran farmasi tidak hanya sebatas menyediakan obat, tetapi juga memastikan mutu, keamanan, serta kelayakan obat hingga sampai ke tangan pasien. Ia menegaskan pengawasan harus dilakukan secara ketat agar tidak ada obat kedaluwarsa yang beredar di masyarakat.

“Jangan sampai obat kedaluwarsa sebelum sampai ke masyarakat. Farmasi harus hadir mengawasi seluruh proses penggunaan obat,” ujarnya.

SF menilai pengawasan obat menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Setiap inovasi, penguatan kompetensi tenaga farmasi, dan perbaikan tata kelola harus bermuara pada layanan yang lebih aman, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Riau terus meningkat. Hal itu tercermin dari jumlah kunjungan rawat jalan di RSUD Arifin Achmad yang mencapai lebih dari 229 ribu kunjungan dalam setahun atau sekitar 700 hingga 800 pasien setiap hari.

“Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan,” katanya.

SF berharap Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Musyawarah Kerja Nasional Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit Indonesia (HISFARSI) menghasilkan rekomendasi konstruktif bagi rumah sakit, organisasi profesi, dan pemerintah dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya berpihak kepada pasien, tetapi juga harus didukung sistem yang mampu melindungi dan memudahkan tenaga kesehatan menjalankan tugas. Tujuannya, masyarakat memperoleh layanan yang cepat, tepat, dan aman, sementara tenaga kesehatan bekerja secara optimal dengan dukungan sistem yang semakin kuat.***

Terkini