KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju

Selasa, 23 Juni 2026 | 12:31:06 WIB

Pekanbaru (Sangkala.id)-Tepat 23 Juni 2026, Kota Pekanbaru memasuki usia ke-242 tahun. Dengan tema "Berkolaborasi Menjadi Aksi" dan tagline "Pekanbaru KolaborAksi", peringatan hari jadi tahun ini menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan masyarakat dalam membangun kota yang semakin maju, modern, dan berdaya saing.

Sebagai ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru terus menunjukkan transformasi positif. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, berbagai program pembangunan mulai menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kurun sekitar satu tahun empat bulan pemerintahan berjalan, sejumlah capaian berhasil ditorehkan di sektor ekonomi, infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, lingkungan hidup, hingga pemberdayaan masyarakat.

Kemajuan tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi Pekanbaru yang mencapai sekitar 7,91 persen pada Triwulan I Tahun 2026, melampaui rata-rata nasional. Pertumbuhan ini didorong meningkatnya konsumsi masyarakat, investasi, serta geliat sektor usaha yang semakin berkembang.

Di bidang tata kelola keuangan daerah, Pekanbaru juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri setelah berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Capaian itu lahir dari penyederhanaan perizinan, digitalisasi layanan pemerintahan, serta meningkatnya kepatuhan wajib pajak.

Komitmen menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat juga diwujudkan melalui penurunan tarif parkir yang berlaku sejak terbitnya Peraturan Wali Kota Nomor 2 Tahun 2025. Tarif parkir kendaraan roda dua ditetapkan Rp1.000 dan roda empat Rp2.000 untuk sekali parkir, memberi kemudahan sekaligus meringankan beban masyarakat.

Pada sektor infrastruktur, Pemerintah Kota Pekanbaru terus mempercepat pembangunan jalan dan penataan kawasan permukiman. Pemeliharaan jalan lingkungan telah dilaksanakan sepanjang 7.000 meter, disertai normalisasi drainase dan pembersihan lingkungan di seluruh kecamatan. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mengurangi potensi genangan dan banjir.

Penanganan sampah juga menjadi perhatian utama melalui pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di seluruh kelurahan. Sistem pengelolaan berbasis lingkungan ini memastikan sampah rumah tangga terangkut setiap hari sekaligus mendorong budaya memilah sampah dari sumbernya.

Program Green City yang digalakkan pemerintah turut melibatkan ASN dan tenaga non-ASN sebagai contoh pengelolaan sampah yang baik di tengah masyarakat.

Sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan, Pekanbaru mulai menguji coba bus listrik sebagai moda transportasi ramah lingkungan. Kehadiran transportasi modern ini diharapkan mampu menekan emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, serta mendukung sistem transportasi perkotaan yang lebih efisien dan nyaman.

Perhatian terhadap dunia pendidikan juga terus diperkuat. Salah satu program unggulan yang mendapat sambutan positif adalah layanan transportasi gratis bagi pelajar. Program ini membantu meringankan biaya keluarga sekaligus membiasakan generasi muda menggunakan transportasi publik.

Sementara itu, sektor ekonomi kerakyatan terus tumbuh melalui berbagai program pemberdayaan UMKM. Pemerintah menghadirkan subsidi bunga pinjaman, bantuan modal usaha, pelatihan kewirausahaan, hingga penciptaan wirausaha baru. Upaya tersebut berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan Kota Pekanbaru yang kini berada di kisaran 3,1 persen.

Dalam bidang pelayanan publik, Pemerintah Kota Pekanbaru menghadirkan berbagai inovasi yang memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan. Salah satu yang menjadi unggulan adalah Mobil AMAN (Administrasi Mudah, Aman, dan Nyaman) milik Disdukcapil Kota Pekanbaru.

Melalui layanan jemput bola ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan lebih cepat, mudah, dan dekat dari tempat tinggal mereka. Kehadiran Mobil AMAN menjadi simbol komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Memeriahkan Hari Jadi ke-242, Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan 48 rangkaian kegiatan yang memadukan pelayanan publik, kegiatan sosial, olahraga, ekonomi kreatif, hingga pelestarian budaya Melayu.

Berbagai program langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari penghapusan sanksi administrasi pajak daerah hingga 31 Agustus 2026, pemasangan listrik gratis bagi 2.000 rumah warga kurang mampu, sunatan massal gratis, layanan sosial, hingga berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Tidak hanya itu, masyarakat juga menikmati layanan Bus Trans Metro Pekanbaru gratis selama tiga hari, parkir gratis di sejumlah titik, serta beragam promosi produk UMKM lokal yang ikut menggerakkan ekonomi masyarakat.
Puncak kemeriahan perayaan tahun ini hadir melalui Festival Kue Talam Ketan Durian sepanjang satu kilometer yang sukses menyedot perhatian ribuan warga.

Festival tersebut menjadi ikon Hari Jadi Pekanbaru ke-242 sekaligus bukti kuat semangat KolaborAksi yang melibatkan pemerintah, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat dalam satu perayaan besar.

Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi menjadikan festival ini sebagai salah satu event paling sukses dalam beberapa tahun terakhir. Kue talam ketan durian bukan sekadar sajian kuliner, melainkan representasi kekayaan budaya Melayu yang tetap hidup dan dicintai lintas generasi.

Keberhasilan festival tersebut semakin lengkap setelah berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Sajian Kue Talam Ketan Durian Terpanjang. Penghargaan ini menjadi tonggak sejarah baru sekaligus kado istimewa bagi Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242.

Raihan MURI membuktikan semangat KolaborAksi bukan sekadar slogan, melainkan energi bersama yang mampu melahirkan karya besar, memperkuat identitas budaya Melayu, dan mengangkat nama Pekanbaru ke tingkat nasional.

Di usia ke-242 tahun, Pekanbaru terus melangkah dengan optimisme. Melalui kolaborasi yang diwujudkan dalam aksi nyata, kota ini bergerak menuju masa depan yang lebih maju, berdaya saing, berkelanjutan, dan semakin membanggakan bagi seluruh warganya.***(adv)

Terkini