Lapas Pekanbaru Perkuat Keamanan dan Pembinaan, Kakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Langsung Program Warga Binaan

Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:42:18 WIB

Pekanbaru (Sangkala.id)-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus memperkuat keamanan dan pembinaan warga binaan. Komitmen tersebut mendapat perhatian langsung dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, saat melakukan kunjungan kerja ke lapas tersebut, Kamis (18/6/2026).

Kunjungan diawali dengan peninjauan sejumlah blok hunian untuk memastikan kondisi lapas tetap aman, tertib, dan kondusif. Rudy juga memeriksa sarana pembinaan serta berbagai program yang dijalankan Lapas Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.

Salah satu fokus peninjauan adalah program ketahanan pangan yang menjadi unggulan pembinaan kemandirian warga binaan. Program ini tidak hanya mendukung kebutuhan pangan di lingkungan lapas, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.

Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan pembinaan melalui berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan, kemandirian, dan perubahan perilaku warga binaan.

“Kami memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Di saat yang sama, program pembinaan terus diperkuat agar warga binaan memiliki bekal keterampilan dan pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” kata Yuniarto.

Menurut dia, pembinaan kepribadian dan kemandirian menjadi bagian penting dalam proses pemasyarakatan. Melalui program ketahanan pangan dan berbagai kegiatan produktif lainnya, warga binaan didorong untuk tetap aktif, disiplin, dan memiliki kemampuan kerja.

Rudy Fernando Sianturi mengapresiasi kondisi Lapas Pekanbaru yang tetap aman dan kondusif serta keberhasilan pelaksanaan program pembinaan. Ia menilai keseimbangan antara keamanan dan pembinaan merupakan kunci utama mewujudkan pemasyarakatan yang bermanfaat bagi warga binaan dan masyarakat.

“Program ketahanan pangan tidak hanya mendukung kemandirian, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang berguna saat kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan tersebut mempertegas komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru sebagai institusi pemasyarakatan yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif membina dan menyiapkan warga binaan agar mampu beradaptasi serta berkontribusi positif setelah menjalani masa pidana.***

Terkini