Warga Bengkalis Keluhkan Kelangkaan Pertalite Eceran, Minta Disdagprin Segera Cari Solusi

Jumat, 12 Juni 2026 | 16:22:32 WIB

Bengkalis (Sangkala.id)-Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di kios-kios eceran dikeluhkan sejumlah warga di Kabupaten Bengkalis. Kondisi ini dinilai menyulitkan masyarakat, terutama yang berada di desa-desa yang jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Salah seorang warga sekaligus pemuda Bengkalis, Riki Wibowo SH, mengaku kesulitan menemukan Pertalite eceran saat melakukan perjalanan dari Desa Tameran menuju Kota Bengkalis.

"Saya dari Desa Tameran sampai ke Kota Bengkalis tidak ada satu pun kios eceran yang menjual minyak Pertalite. Yang ada hanya Pertamax," ungkap Riki, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai penyebab sulitnya memperoleh Pertalite di warung-warung eceran. Padahal, berdasarkan informasi yang diterimanya, stok Pertalite masih tersedia di SPBU.

Namun, bagi warga yang tinggal di daerah yang cukup jauh dari SPBU, kondisi ini menjadi kendala tersendiri. Riki mencontohkan, masyarakat Desa Tameran harus menempuh perjalanan yang cukup jauh menuju SPBU di Desa Senggoro dan sekitarnya hanya untuk membeli BBM. Bahkan ada desa yang lebih jauh lagi seperti Desa Kelemantan dan Desa Sekudi bisa dibilang desa ujung di Kecamatan Bengkalis

"Kalau memang Pertalite ada di SPBU, jarak dari desa kami ke SPBU Senggoro cukup jauh. Tidak mungkin hanya untuk membeli satu liter minyak harus pergi ke SPBU yang jaraknya jauh," katanya.

Mantan Ketua Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Bengkalis itu juga meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten Bengkalis segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mencari solusi terbaik agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan Pertalite, khususnya melalui penjualan eceran yang selama ini menjadi alternatif bagi warga di pedesaan.

"Kami meminta Disdagprin Kabupaten Bengkalis segera menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat terkait penjualan minyak eceran, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," tutupnya.

Keluhan ini menjadi perhatian karena Pertalite masih menjadi salah satu jenis BBM yang banyak digunakan masyarakat untuk kebutuhan transportasi sehari-hari. Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera memberikan solusi agar distribusi BBM subsidi lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

Sementara itu, wartawan media ini telah berupaya menghubungi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten Bengkalis, Zulpan, melalui pesan WhatsApp dan menghubungi telepon selulernya guna meminta tanggapan terkait keluhan mengenai sulitnya mendapatkan Pertalite di kios-kios eceran. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban atau keterangan. ***(Ramd)

Terkini