Tepuk Tepung Tawar Iringi Langkah Suci, Bupati Afni Lepas 257 Jemaah Haji Siak

Kamis, 02 April 2026 | 13:00:44 WIB

Siak (Sangkala.id)-Pagi itu, halaman Masjid Al-Fatah dipenuhi haru dan harap. Lantunan doa bersahutan, sementara raut wajah para calon tamu Allah memancarkan kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan. Di tengah suasana sakral itu, Afni Zulkifli melepas 257 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Siak menuju Tanah Suci.

Prosesi pelepasan yang ditandai dengan Tepuk Tepung Tawar menjadi simbol restu sekaligus doa. Satu per satu jemaah diberangkatkan secara simbolis, membawa harapan panjang yang telah mereka rajut selama bertahun-tahun menunggu panggilan.

"Tahniah para jemaah calon haji. Ini adalah rezeki dari Allah yang lahir dari kesabaran panjang. Semoga saat menjejakkan kaki di Tanah Suci, bapak ibu semua dalam keadaan sehat wal’afiat,"  ucap Afni, Rabu (1/4/2026), dengan nada hangat.

Sebanyak 257 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12 ini dijadwalkan berangkat pada 4 Mei 2026 melalui Embarkasi Batam menuju Mekkah. Mereka terdiri dari 119 laki-laki dan 138 perempuan, berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Siak.

Di balik angka-angka itu, tersimpan kisah penantian yang tidak singkat. Ada yang menunggu lima tahun, bahkan lebih. Ada pula yang menyimpan rindu sejak usia muda, dan baru kini terwujud.

Salah satunya adalah Muinah Binti Mustari, perempuan berusia 80 tahun asal Kecamatan Sabak Auh. Dengan senyum yang tak pernah lepas, ia mengaku tak menyangka akhirnya bisa berangkat tahun ini.

"Alhamdulillah senang sekali. Saya menunggu sejak 2020. Dulu hanya sempat umrah sekali, sekarang dipanggil untuk haji,"  tuturnya lirih.

Bagi Muinah dan ratusan jemaah lainnya, perjalanan ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga perjalanan batin yang sarat makna. Mereka akan menapaki jejak para nabi, menguatkan iman, sekaligus membawa pulang doa-doa terbaik.

Di hadapan para jemaah, Bupati Afni pun menitipkan harapan besar untuk tanah kelahiran mereka.

"Kami titip doa untuk Kabupaten Siak. Doakan negeri kita diberi rahmat, rezeki yang berlimpah, dan menjadi negeri baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur,"  pintanya.

Tak hanya itu, Afni juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, serta kepatuhan terhadap arahan petugas selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Pemerintah Kabupaten Siak, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan pelayanan haji, termasuk pengelolaan kuota dan daftar tunggu agar lebih baik dari tahun ke tahun.

"Ini patut kita syukuri bersama. Kami akan terus berikhtiar agar kuota dan antrean haji dapat berjalan sesuai harapan masyarakat," ujarnya.

Pelepasan ini bukan sekadar seremoni. Ia adalah potret perjalanan panjang, tentang kesabaran, keyakinan, dan harapan. Dari Siak menuju Tanah Suci, setiap langkah para jemaah membawa doa untuk diri, keluarga, dan kampung halaman.***

Terkini